Sabtu, 02 Desember 2017

#TM12.Minggu.031217.Rangkuman

RANGKUMAN


TM 1

Menjelaskan tentang bagaimana supply chain management berintegrasi antara logistics dan purchasing. Dalam artikel tersebut ditekankan tentang bagaimana cara mengintegrasikan logistics dan purchasing dalam melaksanakan supply chain management. Seperti yang kita tahu, manajemen logistik adalah bagian dari proses supply chain yang meliputi merencanakan, mengimplementasikan dan mengontrol aliran barang, jasa dan informasi secara efisiensi dan efektif mulai dari point of origin hingga ke point of consumption dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen dan purchasing/procurement sendiri adalah proses pengadaan atau yg bisa disebut dengan pembelian material yg akan digunakan untuk produksi. Jadi, bisa dikatakan bahwa 2 point tersebut(logistik dan purchasing) adalah point terpenting dalam pelaksanaan supply chain management karna tanpa adanya purchasing dan logistik, produksi tidak akan bisa memenuhi/memproduksi semua kebutuhan konsumen dan kebutuhan yg dibutuhkan. Maka dari itu, 2 point tersebut sangat penting karena kita harus memenuhi semua yang dibutuhi oleh produksi untuk memenuhi semua kebutuhan yg dibutuhi produksi agar pengadaan material pun lengkap dan proses produksi berjalan dengan baik agar penjualan yg dilakukanpun berjalan dengan baik.

TM 2

Membahas tentang aktivitas apa saja yang ada dalam logistik. Diantaranya menjelaskan tentang transportasi, warehousing and storage, quality control, inventory, order processing, reverse logistic, distribution dan material handling.

TM 3
Menjelaskan tentang bagaimana peramalan atau forecasting, yang dimaksudkan untuk mengetahui kebutuhan yg akan dibutuhkan dan berapa banyak produksi yang akan dilakukan dimasa yang akan datang.

TM 4  

Mengerjakan soal hitungan tentang forecast

TM 5

Membahas tentang inventory management, diantaranya : 

·         Manajemen persediaan harus dilakukan agar tidak jadi kekurangan stock atau stock yg menurun.
·         Kita harus memiliki stock yg cukup agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan agar kepuasan pelanggan maksimal.
·         Orang persediaan juga memiliki strategi dalam mengambil keputusan atas pembangunan gudang dan pengiriman per minggu juga karena semua menyangkut stock/persediaan.
·         Eoq (economic oerder point) adalah cara terbaik dalam menyelesaikan masalah dalam persediaan.
·         Kita bisa menggunakan jasa vendor atau pihak ketiga dalam mengontrol persediaan.
·         Eoq (economic order point) sangat penting untuk mengurangi inventory cost agar efisien.
·         Otomatisasi sangat penting untuk meningkatkan catatan persediaan dan meningkatkan produktivitas.


TM 6

Membahas tentang warehousing dimana membuat point - point sebagai penjelasan. Berikut point - point penjelasan tentang warehousing :
1. Guna warehousing adalah untuk sebagai tempat penyimpanan barang yg ditujukan untuk menjaga barang tersebut dan merawatnya sampai barang tersebut diperlukan.
2. Tata letak didalam gudang sangat berefek terhadap pengoperasiannya.
3. Banyak tipe peralatan yang dapat digunakan didalam warehouse.
4. Banyak cara perawatan yg ada didalam warehouse.
5. Gudang pribadi memiliki fixed cost lbh tinggi dan operasional cost lebih rendah dari gudang umum atau publik.

TM 7

Membahas tentang standarisasi, simplifikasi dan coding dimana hal tersebut sangat penting dalam dunia logistik dan supply chain management. Disini juga saya membahas tentang iso 9000 dan iso 15000 yang saya kaitkan kepada standarisasi, simplifikasi dan coding tersebut. Dan kaitannya adalah :
1. Standardization berguna untuk membuat standar-standar terkait pengelolaan lingkungannya dan yang nantinya akan digunakan untuk dibuat kumpulan kumpulan standarnya.
2. Simplifying berguna untuk menyederhanakan hal tersebut agar mudah diproses dan meminimalisir dampak negatif dari kegiatan mereka terhadap lingkungan misalnya polusi udara, air atau tanah.
3. Coding berguna untuk merancang dan menerapkan sistem pengelolaan lingkungan

TM 8

Membahas tentang material handling dimana material handling adalah untuk memindahkan material atau barang tsb dari satu operasi ke operasi lainnya dan sampai ketempat tujuannya. Hal tsb dilakukan untuk efisiensi, meminimalisir kerusakan dan waktu yg cepat dalam pemrosesan. Kebanyakan dari gudang melakukan materials handling dengan tangan kosong dan peralatan kecil saja.

TM 9

Membahas tentang storage dan packaging dimana storage adalah tempat dimana untuk menyimpan material sampai material tersebut dibutuhkan dan packaging dibutuhkan untuk menjaga barang dari ancaman/kerusakan apapun seperti basah, kotor, terkontaminasi, dan lainlain.

TM 10

Membahas tentang managing distribution yang artinya adalah bagaimana kita mengatur distribusi kita. Managing distribution berbicara tidak hanya di distribusi tetapi juga bagaimana transport, distribusi fisik, logistik, dan banyak fungsi lainnya.

TM 11

Membahas tentang transportasi dimana transportasi sangat berperan penting bagi kegiatan logistik karena sebagai sarana pemindahan barang yang terjadi di setiap prosesnya.


Reference: Global Logistics (New directions in supply chain management)

Minggu, 26 November 2017

#TM11.Minggu.261117.Transportation

No
Kutipan
Halaman
Pemahaman
1
Logistics is the function that is responsible for
this movement. It is responsible for the transport and storage of materials on their journey
between suppliers and customers
4
Logistik bertanggung jawab terhadap perpindahan barang yang dimana termasuk transportasi dan penyimpanan dari material dalam perjalanannya antara supplier dan customer.
2
Transport is simpler, with fewer, larger deliveries reducing costs.
12
Transportasi itu lebih simple dan dengan pengiriman yg lebih banyak akan meminimalisir keluarnya biaya.
3
Outward transport takes materials from the departure area and delivers them to customers
13
Outward transport mengambil material dari tempat dimana mereka berangkat dan mengirimnya ke customer.
4
Attitudes towards transport are changing, because of increased congestion on roads,
concerns about air quality and pollution, broader environmental issues, government policies
for the real cost of road transport, privatisation of rail services, deregulation of transport,
and a host of other changes.
29
sikap terhadap transportasi berubah, karena peningkatan kemacetan di jalan,
kekhawatiran tentang kualitas udara dan polusi, isu-isu lingkungan yang lebih luas, kebijakan pemerintah
untuk nyata biaya transportasi darat, privatisasi layanan kereta api, deregulasi transportasi,
dan sejumlah perubahan lain.


Kesimpulan : kesimpulannya adalah transportasi sangat berperan penting bagi kegiatan logistik karena sebagai sarana pemindahan barang yang terjadi di setiap prosesnya.

Reference: Global Logistics (New directions in supply chain management)

Minggu, 19 November 2017

TM10.Minggu.191117.ManagingDistribution



No
Kutipan
Halaman
Pemahaman
1
Physical distribution management is a general term for the activities that deliver finished goods to customers, including outward transport. It is often aligned with marketing and forms an important link with downstream activities.
13
Manajemen distribusi fisik adalah istilah umum untuk kegiatan-kegiatan yang memberikan selesai
barang untuk pelanggan, termasuk transportasi ke luar. Ia sering sejajar dengan pemasaran dan
membentuk link penting dengan kegiatan hilir.
2
When someone talks about, say, ‘distribution management’ you should be clear
about whether they mean transport, physical distribution, the whole of logistics, or some
other function.
17
Saat seseorang berbicara tentang manajemen distribusi, kita juga harus berpikir tentang bagaimana transportnya, distribusi fisiknya, logistiknya dengan keseluruhan dan fungsi lainnya.
3
Some people also talk about logistics management, business logistics, distribution management,
materials management,   merchandising, or a series of other terms.
17
Banyak orang berbicara tentang logistik manajemen, bisnis logistik, manajemen distribusi, manajemen material, merchandising atau lainnya


Kesimpulan : kesimpulannya adalah managing distribution berbicara tidak hanya di distribusi tetapi juga bagaimana transport, distribusi fisik, logistik, dan banyak fungsi lainnya.



Reference: Global Logistics (New directions in supply chain management)

Minggu, 12 November 2017

#TM9.Minggu.121117.Storage&packaging

No
Kutipan
Halaman
Pemahaman
1
Logistics is responsible for the movement and storage of materials as they move through the
supply chain.
12
Logistik bertanggung jawab terhadap movement(perpindahan) dan penyimpanan material ketika material tsb bergerak dalam ruang lingkup supply chain.
2
Cross-docking: Traditional warehouses move materials into storage, keep them until
needed, and then move them out to meet demand.
33
Cross docking adalah gudang tradisional yg memindahkan material ke dalam penyimpanan dan menjaga material tersebut sampai dibutuhkan dan digerakkan sampai mereka memenuhi permintaan tersebut.
3
storage: where products are put away until they
are needed
210
Storage adalah dimana produk diletakkan sampai nantinya mereka dibutuhkan.
4
Packaging is another area with large potential savings.
71
Packaging atau pengemasan adalah area lain dengan potensi tabungan yg luas.
5
Sometimes the packaging can protect goods from harsh environments,
such as rain or sun; sometimes it is needed to separate materials that would contaminate each
other, such as sugar and petrol; sometimes it keeps the contents clean, such as foodstuffs and
medicines.
302
Kadang kemasan dapat melindungi barang dari lingkungan yg keras seperti hujan atau matahari. Kadang juga dibutuhkan untuk menjaga barang dari kotoran atau agar tidak terkontaminasi misal seperti gula dan bensin. Kadang dibutuhkan juga agar menjaga barang agar tetap bersih seperti untuk makanan atau obat-obatan.


Kesimpulan : kesimpulannya adalah storageadalah tempat dimana untuk menyimpan material sampai material tersebut dibutuhkan dan packaging dibutuhkan untuk menjaga barang dari ancaman/kerusakan apapun seperti basah, kotor, terkontaminasi, dan lainlain.


Reference: Global Logistics (New directions in supply chain management)


Minggu, 05 November 2017

TM8.Sunday.051117.Material Handling


No
Kutipan
Halaman
Pemahaman
1
Materials handling moves materials through the operations within an organisation. It moves materials from one operation to the next, and also moves materials picked from stores to the point where they are needed.
13
Materials handling menggerakan atau memindahkan material dari operasi satu ke selanjutnya sampai ke tempat tujuannya.
2
The aim of materials handling is to give efficient
movements, with short journeys, using appropriate equipment, with little damage,
and using special packaging and handling where needed.
13
Tujuan dari materials handling adalah untuk memberikan pergerakan atau pemindahan yg efisien, dengan waktu yg singkat dan cepat, meminimalisir kerusakan dan menggunakan kemasan dan penanganan yg khusus.
3
MATERIALS HANDLING is concerned with the movement of materials for short
distances generally within a warehouse, or between storage areas and transport.
297
MATERIAL HANDLING berkaitan dengan pergerakan bahan untuk jangka pendek
jarak umumnya dalam sebuah gudang, atau antara tempat penyimpanan dan transportasi.
4
Some objectives of materials handling include:
● moving materials around a warehouse as required
● moving materials quickly, reducing the number and length of movements
● increasing storage density, by reducing the amount of wasted space
● reducing costs, by using efficient operations
● making few mistakes, with efficient material management systems.
297
Beberapa tujuan bahan penanganan termasuk:
● memindahkan material di warehouse sesuai yg dibutuhkan
● memindahkan material dengan cepat, mengurangi jumlah dan pergerakan yg panjang
● meningkatkan kepadatan penyimpanan, dengan mengurangi jumlah space di warehouse
● mengurangi biaya, dengan menggunakan operasi yang efisien
● membuat beberapa kesalahan, dengan sistem manajemen materi yang efisien.
5
In some warehouses most of the materials handling is done by hand, with little equipment
except, perhaps, for trolleys and baskets.
298
Di beberapa gudang, materials handling kebanyakan dilakukan dengan tangan dan peralatan kecil




Kesimpulan : kesimpulannya adalah untuk memindahkan material atau barang tsb dari satu operasi ke operasi lainnya dan sampai ketempat tujuannya. Hal tsb dilakukan untuk efisiensi, meminimalisir kerusakan dan waktu yg cepat dalam pemrosesan. Kebanyakan dari gudang melakukan materials handling dengan tangan kosong dan peralatan kecil saja.




Reference: Global Logistics (New directions in supply chain management)

Sabtu, 14 Oktober 2017

#TM7.Sun.151017.Standardization,simplification and coding

No.
Fakta
Halaman
Pemahaman
1
In the endeavour to maximize the efficiency of logistics processes by standardization, however, each company must decide for itself whether it can employ standardized processes worldwide or to what extent it needs to adapt processes to local conditions.

63
Dalam usaha untuk memaksimalkan efisiensi proses logistik oleh standarisasi, bagaimanapun, masing-masing perusahaan harus memutuskan sendiri apakah dapat menggunakan proses standar di seluruh dunia atau sejauh mana perlu menyesuaikan proses dengan kondisi lokal.
2
One of the benefits of taking a process view of the business is that it often reveals opportunities for simplification and the elimination ofnon-value-adding activities so that reliability inevitably improves.

35
Salah satu manfaat dari mengambil tampilan proses bisnis adalah sering kali mengungkapkan peluang untuk penyederhanaan dan penghapusan aktivitas tanpa nilai sehingga keandalan pasti akan meningkat.
3
Through our research into the work of Carl Jung3 and Icak Adizes4 we found the coding system that was to lead us towards the answer mentioned above – not one but three or four different behavioural patterns at most would provide an adequate fit to most if not all markets. This coding system, which we labelled P-A-D-I, is the DNA of business enterprises driven by human beings.
154
Melalui penelitian kami tentang karya Carl Jung dan Icak Adizes kami menemukan sistem pengkodean yang mengarahkan kita menuju jawaban yang disebutkan di atas - bukan satu tapi tiga atau empat pola perilaku yang berbeda paling banyak akan memberikan kecocokan yang memadai untuk sebagian besar, jika tidak semua pasar . Sistem pengkodean ini, yang kami beri label P-A-D-I, adalah DNA perusahaan bisnis yang digerakkan oleh manusia.
1. ISO 9000
Hubungan iso 9000 dengan hal hal tersebut adalah iso 9000 membahas tentang standar untuk sistem manajemen mutu. Dan darisinipun jelas hubungannya adalah tentang standardization dan simplifying. Dimana standardization berguna untuk membuat standar mutu yg baik terhadap sistem manajemen dan simplifying melakukan penyederhanaannya.
Iso 9000 mencakup dasar-dasar sistem manajemen kualitas dan spesifikasi terminologi dari Sistem Manajemen Mutu (SMM). Jadi jelas standardization dilakukan untuk memiliki standard yg jelas atas kualitas dan mutu. Dan simplifying terhadap pengerjaan/prosesnya agar semua jadi sederhana dan mudah.


2. ISO 14000
ISO 14000 adalah kumpulan standar-standar terkait pengelolaan lingkungan yang disusun untuk membantu organisasi untuk:
1. meminimalisir dampak negatif kegiatan-kegiatan (proses dll) mereka terhadap lingkungan, seperti menimbulkan perubahan yang merugikan terhadap udara, air atau tanah;
2. mematuhi peraturan perundangan-undangan dan persyaratan-persyaratan berorientasi lingkungan yang berlaku;
3. memperbaiki hal-hal di atas secara berkelanjutan.
Tujuan utama dari serial norma-norma ISO 14000 adalah "untuk mempromosikan pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan efisien dalam organisasi dan untuk menyediakan perangkat yang berguna dan berfungsi - yang hemat biaya, berbasis sistem, [dan] fleksibel, dan mencerminkan organisasi yang terbaik dan praktik-praktik terbaik untuk mengumpulkan, menerjemahkan dan mengkomunikasikan informasi tentang lingkungan
Kelompok ISO 14000 mencakup terutama standar ISO 14000, yang mewakili kumpulan inti standar-standar yang digunakan oleh organisasi-organisasi untuk merancang dan menerapkan Sistem Pengelolaan Lingkungan (Environmental Management System; EMS). Standar-standar lainnya meliputi ISO 14004 yang meerupakan panduan tambahan untuk penerapan EMS yang baik, dan standar-standar yang lebih spesifik tentang aspek-aspek spesifik pengelolaan lingkungan. Tujuan utama dari serial norma-norma ISO 14000 adalah "untuk mempromosikan pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan efisien dalam organisasi dan untuk menyediakan perangkat yang berguna dan berfungsi - yang hemat biaya, berbasis sistem, [dan] fleksibel, dan mencerminkan organisasi yang terbaik dan praktik-praktik terbaik untuk mengumpulkan, menerjemahkan dan mengkomunikasikan informasi tentang lingkungan.[3]




Dan Hubungannya adalah 
1. standardization berguna untuk membuat standar-standar terkait pengelolaan lingkungannya dan yang nantinya akan digunakan untuk dibuat kumpulan kumpulan standarnya.
2. simplifying berguna untuk menyederhanakan hal tersebut agar mudah diproses dan meminimalisir dampak negatif dari kegiatan mereka terhadap lingkungan misalnya polusi udara, air atau tanah.
3. coding berguna untuk merancang dan menerapkan Sistem Pengelolaan Lingkungan (Environmental Management System; EMS).

KESIMPULAN :
1. setiap bagian yang ada pada logistik mereka mempunyai standar.
2. pekerjaan atau proses dalam logistik dibuat sesederhana mungkin agar semua menjadi efektif dan efisien.
3. item coding berguna untuk mengidentifikasikan barang agar bisa dilacak atau diketahui info tentang barang tersebut.
4. iso 9000 membahas tentang standar manajemen mutu, dimana dalam menjaga mutu kita memiliki standar tertentu.
5. iso 14000 membahas tentang standar sistem pengelolaan lingkungan.



Reference: Global Logistics (New directions in supply chain management)